mau informasi lebih lanjut?

Artikel

Card image
10
July

Tips Mendidik Anak agar Hafal Al Quran

Semua orangtua muslim pasti mendambakan putra-putrinya menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah, serta menjadi Qurrota a'yun atau penyejuk mata di dunia ini dan

More
Card image
10
July

Apakah Anak Sudah Siap untuk Toilet Training?

Toilet training merupakan proses ketika anak belajar untuk buang air kecil (BAK) dan buang air besar (BAB) di toilet selayaknya orang dewasa.

More
Card image
10
July

Tips Merawat Clodi Agar Awet dan Tahan Lama

? ?      Memakai popok kain seorang ibu bisa didasari dengan berbagai alasan. Diantaranya adalah dengan memakai popok kain atau jauh lebih hemat dan

More

Testimoni

F A Q

1Apakah clodi ini hanya digunakan sekali atau berulang-ulang?

Popok kain (cloth diapers/clodi) terbuat dari bahan kain yang dirancang khusus menyerupai popok sekali pakai, dengan bahan yang terbuat dari kain seperti pakaian sehari-hari, tentunya bisa dipakai berulang-ulang. Diperlukan proses pencucian dan pengeringan untuk bisa dipergunakan kembali setelah digunakan.

2Clodi dapat bertahan berapa lama?

Karena terbuat dari bahan kain, keawetan clodi sangat tergantung dari cara pencucian dan pemeliharaannya. Sama halnya dengan umur pakai pakaian, semakin sering digunakan, semakin sering dicuci, semakin cepat kerusakan yang terlihat. Hal lain yang mempengaruhi keawetan clodi adalah cara pencucian, mulai dari cara membilas, mengeringkan hingga perawatan pasca dicuci. Penggunaan detergen berlebihan, serta penggunaan pemutih dan pelembut pakaian dapat mempercepat kerusakan clodi. Pengeringan secara alami dengan cara digantung biasanya lebih tahan lama daripada menggunakan pengering, termasuk pencucian dengan dibilas manual dibandingkan dengan pencucian dengan mesin cuci, terlebih menggunakan suhu dan spin (putaran) yang lebih besar. Selama mengikuti petunjuk pemakaian dan pemeliharaan seperti yang tertera dalam paket penjualan clodi, biasanya clodi akan jadi lebih awet dan tahan lama. Pengalaman pribadi memperlihatkan clodi yang dirawat dengan benar bisa digunakan bertahun-tahun bahkan bisa diwariskan untuk bayi berikutnya. .

3Seberapa sering clodi harus diganti?

Penggunaan clodi tidak jauh berbeda dengan penggunaan popok sekali pakai (pospak), jika tidak kena pup dan lapisan penyerap pipis (insert) belum jenuh (yang menyebabkan pipis tercecer kemana-mana) clodi masih bisa terus digunakan. Namun, untuk alasan kesehatan, clodi sebaiknya diganti setiap 3-4 jam sekali agar sirkulasi udara di bagian selangkangan bayi masih tetap berlangsung. Lakukan pengecekan setiap 1-2 jam untuk melihat apakah popok kain sudah mulai jenuh air atau belum, termasuk untuk melihat kemungkinan clodi sudah terkena pup (meskipun pada umumnya si kecil akan terlihat tidak nyaman jika ada pup di dalam clodi)..

4Apa keuntungan memakai clodi?

Keuntungan memakai clodi yaitu : - Lebih Sehat, karena tanpa ada campuran bahan kimia didalamnya - Lebih Hemat, karena bisa dicuci ulang dan digunakan lagi hingga batas pemakaian 2 tahun dengan perawatan yang benar - Ramah Lingkungan, karena bahan digunakan bukan dari plastik jadi tanpa ada sampah plastik yang berserakan lagi di sungai, selokan dll yang sulit untuk dihancurkan bumi..

5Berapa banyak/lama mampu menampung pipis si kecil?

Kapasitas/daya tampung pipis tergantung dari jenis bahan, jumlah dan ukuran bahan yang digunakan sebagai lapisan penyerap atau biasa dikenal dengan istilah insert, serta bergantung juga dari banyak sedikitnya pipis. Dari pengalaman kami 1 insert bisa menampung pipis dari 2-4 jam .

6Berapa banyak clodi yang diperlukan?

Ini sangat tergantung pada: Usia bayi. Semakin muda usia bayi, semakin sering intensitas pup, sehingga memerlukan lebih banyak clodi. Pembagian waktu yang Anda buat. Jika ingin penuh waktu berarti sama sekali tidak menggunakan popok sekali pakai, artinya butuh clodi yang lebih banyak daripada yang paruh waktu (siang hari atau malam hari saja). Untuk newborn, disarankan untuk mempunyai 12-15 clodi, dengan asumsi dalam sehari newborn memakai cloth diapers 6-8 kali akibat intensitas pup yang masih sering. Dengan persediaan sejumlah tersebut, Anda masih punya cadangan untuk hari berikutnya. Untuk bayi usia sekitar 4 bulan atau lebih dari 6 kg, Anda bisa mengurangi jumlah clodi menjadi minimal 8 buah, dengan asumsi pemakaian sehari adalah 4 buah dan Anda punya persediaan untuk 2 hari. Jika Anda merasa berat untuk membeli cloth diapers dalam sekali pembelian, belilah secara bertahap dan kombinasikan penggunaan clodi dan pospak terlebih dahulu. Setidaknya kombinasi ini mengurangi resiko pemakaian pospak. Jika jumlah clodi yang dimiliki dirasa cukup untuk penggunaan 2-3 hari, maka lepaslah penggunaan pospak dan beralihlah ke clodi sepenuhnya. Atau anda bisa mensiasatinya dengan membeli tambahan insert clodi nya saja, karena biasanya insert clodi yg lebih lama kering..

7Apakah clodi bisa menyebabkan ruam popok (merah-merah di kulit bayi)?

Berdasarkan pengalaman selama ini, bayi yang memakai clodi secara signifikan lebih sedikit mengalami ruam popok daripada pospak. Kandungan bahan kimia yang berbentuk seperti gel (Sodium Polyacrylate) pada pospak menyerap basahan sehingga orang tua tidak dapat membedakan saat bayi kencing dan buang kotoran. Jadi anak memakai popok kotor untuk waktu yang lama. Ditambah lagi, beberapa bayi alergi terhadap Sodium Polyacrylate pada pospak. Semua faktor ini adalah alasan bayi LEBIH besar kemungkinannya mengalami ruam popok dengan pospak daripada clodi..

Dapatkan langganan Informasi dari kami melalui email